Google secara resmi menutup fitur Gemini Gems baru-baru ini. Padahal, raksasa teknologi tersebut sebelumnya memperkenalkan layanan ini untuk menyaingi ChatGPT GPTs buatan OpenAI.
Banyak kreator memanfaatkan teknologi ini untuk membantu pekerjaan harian mereka. Oleh karena itu, keputusan penutupan ini memaksa para pengguna untuk segera mengubah alur kerja mereka.
Mengapa Google Menutup Fitur Tersebut?
Layanan ini sebenarnya memungkinkan pengguna membuat asisten AI kustom secara mudah. Pengguna hanya perlu memasukkan instruksi khusus tanpa harus menulis prompt berulang kali.
Namun, beberapa kendala utama mendorong Google untuk menghentikan fitur ini:
- Kendala Performa: Banyak pengguna sering mengeluhkan kegagalan AI dalam mengingat dokumen yang diunggah.
- Penyederhanaan Produk: Selain itu, Google ingin menyederhanakan deretan produk AI di dalam ekosistem Google Workspace.
- Perkembangan Teknologi: Oleh sebab itu, Google memindahkan kemampuan AI kustom ke dalam arsitektur baru yang lebih canggih.
Solusi Praktis untuk Pengguna
Jika Anda mengandalkan fitur ini setiap hari, Anda tidak perlu khawatir. Pertama, Anda dapat menyalin seluruh instruksi kustom (system prompt) yang telah Anda buat ke dalam dokumen terpisah.
Selanjutnya, Anda bisa memindahkan instruksi tersebut ke platform alternatif seperti ChatGPT Custom GPTs atau Claude Projects. Terakhir, simpan templat instruksi Anda di aplikasi catatan agar Anda mudah mengaksesnya kapan saja.
Selain membaca ulasan ini, Anda juga dapat melihat artikel blog terbaru kami untuk panduan teknologi lainnya. Jika ingin mempelajari lebih lanjut tentang AI, silakan baca berita lengkap di The Verge atau kunjungi situs resmi Google Gemini.

